PUISI TOPOGRAFI WAWONII
TANAH KELAHIRAN Bukan pasir di tepi bengawan Bukan batu di puncak ancala Bukan pula anasir jenggala Ini tentang kelahiran tempat ku berdiri Di mulai pelita sampai tenaga listrik Kecil hingga jalan membesar Cerita horor menjadi bioskop Versi lama mengubah dunia Dialek tak akan pudar Caraku berdiri tak akan jatuh Tekadku pun tak akan rapuh Karena benih pati telah tumbuh ANAK PULAU Lahir dalam kandungan purnama Gendongan ibu menjadi wibu Berjalan mengikuti lajuan arus Sulit untuk kembali bila tekat membulat Pedang hidup dalam senjata Air kelapa sebagai susu mandi kembang Pimpinan sekekar pohon di bibir pantai Tak ragu untuk menyerah... Anak hebat... Lincah mencuri waktu Menjadikan tanah sebagai jantung Mengusir biawak pandai berburu Mengajak semut untuk menyerbu KAMPUNG HALAMAN Aku Ingin kembali... Memetik hening ke dalam lara Kemari...